ZULHAS, SANG INSPIRATOR YANG MERAKYAT

Siapa tidak kenal Dr.(HC).H. Zulkifli Hasan, SE.,MM atau kerap disapa Zulhas. Pria kelahiran Lampung, 17 Mei 1862 ini adalah politikus dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang saat ini menjabat sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI).

Zulhas memiliki jiwa sosial yang tinggi. Bersama adik-adiknya, Zulhas mendirikan Yayasan Insan Cendekia Kalianda Lampung Indonesia yang dalam perkembangannya membangun sebuah sekolah gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Lampung. Ia juga sangat memperhatikan nasib rakyat kecil. Pada kunjungannya ke Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur dalam rangka acara pembukaan Festival Way Kambas pada tanggal 12 November 2017 kemarin, Ketua MPR RI ini berpesan kepada kepala daerah agar memfasilitasi kreatifitas masyarakat atau mencarikan pasar dari produk masyarakat untuk meningkatkan potensi daerah yang nantinya diharapkan dapat mengurangi masalah pengangguran.

Ketua Umum DPP PAN ini juga sering memanfaatkan akhir pekannya untuk berdialog dan mendengar aspirasi kaum muda, salah satunya dengan berkeliling dari kampus ke kampus. Dalam rangka memenuhi undangan untuk memberi orasi dalam Dialog Kebangsaan di hadapan ribuan mahasiswa di Universitas Lampung beliau menangkap kerisauan anak-anak muda tentang dua hal yaitu tentang sulitnya lapangan kerja dan maraknya pekerja asing. “ Ini soal keberpihakan. Kalau pengangguran masih tinggi, maka utamakan tenaga kerja dalam negeri untuk bekerja. Jangan malah datangkan tenaga kerja asing. Saya percaya, kemampuan dan kualitas anak muda Indonesia tidak kalah dan bahkan lebih baik dari tenaga kerja asing, “ tandasnya. Dalam orasi kebangsaannya, dihadapan ribuan mahasiswa di Lampung, Zulkifli Hasan juga mengajak mahasiswa untuk peduli, kritis dan berani. Orasi kebangsaan yang disampaikan Zulhas ini mendapatkan pujian dari Presiden Mahasiswa Universitas Lampung Herwin Saputra. Herwin menyampaikan, saat ini mahasiswa butuh sosok yang mempersatukan sekaligus berani menyuarakan aspirasi rakyat.

Tak hanya datang dari kalangan mahasiswa saja, pujian terhadap Zulkifli Hasan juga disampaikan oleh pakar sekaligus konsultan politik dari PolMark, Eep Saefulloh Fatah. Eep menyampaikan bahwa Zulhas akan menjadi pelopor untuk menghargai orang-orang kecil yang memberi inspirasi besar. Menurut Eep, selama ini kita lebih senang melihat ke atap langit daripada ke kaki langit. Kita lebih terpesona oleh tokoh besar. Padahal, pelajaran berharga seringkali justru datang dari orang-orang kecil di dekat kita. Yaitu orang-orang kecil yang memberi pelajaran besar, orang-orang biasa yang luar biasa. Karena itu, sekaranglah saatnya PAN dan Zulhas lebih banyak memperhatikan mereka. Pak Zul akan merubah paradigma lama dan menjadi pelopor untuk menghargai orang-orang kecil yang memberi inspirasi besar itu. Masih menurut Eep, kehadiran Zulhas dalam kontestasi capres 2019 akan memberi panggung orang-orang biasa yang memiliki kontribusi luar biasa bagi Indonesia. Saat tokoh-tokoh dan partai-partai lain mengungkapkan pesimisme dalam memandang masa depan negeri ini. PAN dan Zulkifi Hasan akan mencari celah sekecil apapun untuk tetap optimis memandang masa depan.

54 total views, 2 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *