Menggali Keindahan Candi Tegowangi Kediri

Candi Tegowangi merupakan salah satu peninggalan sejarah yang harus kita lestarikan dengan cara kita jaga dan rawat agar candi Tegowangi ini bisa dinikmati oleh anak cucu kita, karena berkat leluhur kita bisa dan ada sampai sekarang. Candi Tegowangi terletak di Desa Tegowangi Kecamatan Pelemahan Kabupaten Kediri Jawa Timur dan dari kota Kediri berjarak 4 km dan akses ke lokasi candi Tegowangi sudah teraspal korea yang halus.

Candi Tegowangi ini memiliki tinggi sekitar 4,35 m dan luasnya berukuran 11,20 x 11,20 m memang kondisi bangunan candi ini tak utuh 100% namun relif ukiran di bangunan masih terlihat jelas dan tersusun dari batu andesit dan berpondasi dari batu bata lokasinya sangat bersih dan luas juga terpagar dari kawat berduri dan untuk area candi sekitar dari 4 m dari bangunan candi tanahnya dari campuran pasir dan batu bata yang kecil – kecil sehingga kelihatan lebih alami dan tentunya di musim hujan tak becek, di sebelah Candi Tegowangi yang besar ada juga Candi Serada kecil yang ukurannya 1/3 dari candi Tegowangi yang jaraknya kurang lebih 3 m dari candi Tegowangi juga terdapat potongan – potongan candi yang tersusun tertata berbaris rapi di area candi. Area candi Tegowangi ini terpagar oleh kawat berduri yang dalamnya sangat luas karena juga terdapat lapangan yang luas juga ada hutan pohon yang luas sehingga sangat alami bila di rasa.

Tiket masuk selama ini masih gratis cuman harus bisa menjaga kebersihan, sikap dan perilaku yang baik bila tak bisa akan dikeluarkan dari area candi Tegowangi oleh penjaga candi Tegowangi tersebut, selama ini banyak juga turis – turis yang datang di candi Tegowangi juga rombongan wisata yang datang dari dalam maupun luar pulau yang dimana paling banyak dari kalangan pelajar dan tujuan sangat berbeda ada yang hanya melihat – lihat atau pengenalan juga ada yang wisata study, tidak hanya itu lokasi candi tegowangi ini juga sering di kunjungi oleh anak – anak kampung Inggris Tulungrejo yang dimana letak antara kampung inggris Tulungrejo sekitar 3 sampai 4 km dan di candi Tegowangi digunakan untuk belajar di luar kelas.

Candi Tegowangi juga sangat pas untuk acara foto Wedding atau pernikahan dan di hari libur juga sangat banyak pengunjungnya mulai dari perorangan atau rombongan dan masyarakat di sekitar juga penjual makan dan minuman diluar lokasi candi Tegowangi sangat ramah tamah dan untuk harga makanan dan minuman sangat terjangkau.

Candi Tegowangi juga di percaya sebagian masyarakat sekitar candi dapat mengobati orang yang linglung atau bingung dengan cara memutari candi 7 kali dari arah timur kebarat dan pengobatan ini sering di sebut Pandan yang bertujuan untuk ruwat. Candi Tegowangi merupakan candi yang bercorak hindu karena diatas candi Tegowangi ditemukan Yoni merupakan bentuk dari gambaran Dewi Parwati juga lambang Bhatara Guru / Dewa Sewa ini semua mengabarkan penciptaan dalam agama hindu. Selain candi Tegowangi juga terdapat Candi Serada yang tempatnya tak jauh dari candi Tegowangi yang berjarak 3 m yang merupakan tempat sesaji yang digunakan acara pendarmaan pada arwah sudah memasuki alam kedewataan dan simbol atas   syukur pada Ida Sang Hyang widhi Wasa Kuasa atas kelimpahan kecukupan hasil dari bumi nusantara.

Candi Tegowangi memang secara pasti belum di temukan kapan dibangun namun menurut Kitap Pararaton candi Tegowangi merupakan tempat Pendharmaan Bhre Matahun, namun juga terdapat pada kitap lain seperti kitab Negarakertagama yang menjelaskan Bhre Matahun meninggal tahun 1388 M sehingga candi Tegowangi di perkirakan di bangun tahun 1400M di masa kerajaan majapahit karena Pedharmaan pada raja dilakukan setelah 12 tahun meninggal dengan di lakukanya upacara srada.

126 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *