LABU MADU, SI MANIS YANG NAIK PAMOR

Labu madu (Cucurbita moschata), disebut juga Butternutsquash atau dikenal diluar negeri dengan nama pumpkin butternut merupakan varian baru dari labu-labuan. Labu madu ini berasal dari Waltham, Amerika Serikat, berbentuk unik seperti kacang tanah, daging buahnya berwarna mentega yang memiliki rasa manis dan teksturnya lembut. Labu jenis ini belum terlalu banyak dijumpai di pasar buah atau diperkebunan. Budidaya buah ini baru tersebar di sebagian pulau Jawa dan Sumatera.

Labu madu ini banyak sekali manfaatnya, selain tepat digunakan sebagai makanan pendamping asi, cocok untuk menu diet, mencegah kolesterol, penuaan dini dan kanker karena mengandung antioksidan yang tinggi. Selain itu buah ini juga mengandung vitamin A, B kompleks dan beta carotene sehingga cocok dikonsumsi bagi penderita diabetes.

Membudidayakan buah labu ini juga tidak terlalu sulit. Sehingga membuat pamor buah ini semakin melejit. Dalam kurun waktu hanya 2,5 bulan saja petani sudah dapat menuai hasil panen buah labu madu secara melimpah. Harganyapun cukup terjangkau. Untuk 1 kilogram buah labu dibandrol dengan harga Rp. 10.000. Dari sisi petani, pendapatan dari buah ini juga cukup lumayan. Dari penjualan buah labu itu petani memperoleh penghasilan sekitar Rp. 500.000.

Petani menganggap beralih menanam buah labu ini sangat menguntungkan. Pasalnya, tanaman buah labu ini mudah perawatannya dan tidak membutuhkan lahan yang luas. Dan satu tanaman bisa berbuah sampai dua kali. Usai panen pertama, buah abu ini akan kembali berbuah lagi sekitar satu bulan. Untuk satu batang tanaman bisa berbuah empat sampai lima buah labu. Bahkan bisa sampai enam hingga delapan buah labu.

Saat ini para petani buah labu madu ini tergabung dalam kelompok holtikultur Sekar Gading di Dusun Besuk, Desa Toyoresmi Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri.  Saat ini Desa tersebut telah menjadi desa wisata edukasi petik buah labu dan aneka makanan dari buah labu. Banyak wisatawan baik lokal mupun luar kota yang berkunjung ke desa ini.

Buah labu ini juga dapat dimanfaatkan untuk diolah menjadi aneka makanan khas Kediri. Misalnya getuk pisang labu madu, keripik labu serta aneka makanan ringan lainnya. Bahkan apabila diolah lebih jauh, buah labu ini dapat dijadikan sebagai tepung untuk membuat roti makanan untuk bayi.

115 total views, 2 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *