Terbukti Politisi Partai PAN Memiliki Jiwa Sosial Yang Tinggi

gambar : amanat.news

Partai Amanat Nasional (PAN) yang didirikan pada 23 Agustus Tahun 1998  berdasarkan Depkeh HAM No. M-20.UM.06.08 27 Agustus 2003 yang sekarang di pimpin ketua Umum Zulkifli Hasan, Ketua Majelis Pertimbangan Partai Soetrisno Bachir, Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais. Partai Amanat Nasional sekarang hampir sudah Memiliki anggota di setiap pelosok desa di Indonesia dan pergerakan di kaca politik sudah tak diragukan lagi juga memiliki pengaruh besar di Indonesia.

Pemilihan Tokoh – Tokoh Parpol di Partai Amanat Nasional (PAN) juga tak sembarang karena harus memenuhi standarisasi yang berlaku di Partai PAN karena partai PAN memiliki tujuan menjunjung tinggi dan menegakkan kedaulatan rakyat, keadilan, kemajuan material dan spiritual.

gambar : amanat.news

Di langsir dari amanat.news PAN Jatim salah satu Penokohan yang patut untuk di contoh karena berkat koordinator Ali Mutthi wakil ketua DPW  PAN Jatim akhirnya Panti Asuhan Muhammadiyah Nyai Walidah yang bertempat di Jl. Dupak Bandaraejo I/30A Surabaya bisa di selamatkan karena hendak di jual karena selama ini hanya meminjam pakaikan, dalam selang beberapa hari saja sudah terkumpul Rp 110 juta dan secara langsung diserahkan langsung H. Masfuk SH selaku ketua DPW PAN Jatim kepada Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya Dr. H Mahsun Jayadi, M.Ag.

Pengumpulan dana untuk pembelian Panti Asuhan Muhammadiyah berasal dari para Anggota DPRD Jatim DPRD Surabaya juga Walikota Kediri dan pengurus serta kader PAN yang ada di jawa timur, sungguh dermawan H. Masfuk dalam kesempatan yang sama tanah seluas 800 meter persegi juga di wakafkan oleh H. Masfuk selaku Ketua DPW Jatim kepada PD Muhammadiyah kota Surabaya.

Sejarah singkat mengenai Panti Asuhan Muhammadiyah Nyai Walidah ini merupakan tempat untuk menampung anak yatim piatu sekitar 46 anak yang banyak berasal dari keluarga PSK (pekerja seks komersial) yang ada di bangunsari yang sekarang sudah di tutup. Sekarang dana yang terkumpul sekitar 120 juta padahal uang yang dibutuhkan 850 juta untuk pembelian panti asuhan tersebut, padahal pemilik lahan panti asuhan tersebut juga menyumbang 150 juta, di dalam mengumpulkan dana juga dilakukan melalui media sosial. Menurut Ketua DPW PAN Jatim H.Masfuk bila Muhammadiyah mengalami kesulitan wajib membantu karena PAN juga lahir dari Muhammadiyah juga Muhammadiyah banyak berjasa kepada negara sebelum atau sesudah Indonesia Merdeka.

49 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *