Workshop Pendidikan Muhammadiyah Di Kecamatan Gurah – Kediri, Hadirkan Dr. Basuki Babussalam

Muhammadiyah Cabang Gurah Kabupaten Kediri mengadakan workshop Pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan Kompetensi Manajemen dan sistem pembelajaran bagi kepala sekolah dan guru sekolah di seluruh Kecamatan Gurah.

Guna Meningkatkan kompetensi manajemen dan sistem pembelajaran bagi kepala sekolah dan guru di Muhammadiyah di kec. Gurah, majelis Dikdasmen PDM Kabupaten dan Dikdasmen Cabang Gurah mengadakan Workshop bagi kepala sekolah dan guru di Kecamatan Gurah yang bertempat di SMP Muhammadiyah IV, Jln masjid Arrobitoh, Selasa (26/12/2017).

Dengan menghadirkan narasumber Dr.Basuki Babussalam selaku anggota DPRD Propinsi Jawa Timur dari Fraksi PAN dan di dampingi oleh Dikdasmen Cabang Gurah Drs. H. Sarjono, Dikdasmen PDM Kabupaten Drs. Mulyono M.Pd. dan Ketua Cabang Muhammadiyah Gurah H. Hari Santoso. S.Pd. yang di hadiri  100 peserta lebih yang terdiri dari kepala sekolah dan guru yang sekecamatan Gurah.

Menurut Basuki Babussalam pola pendidikan pada anak juga di Pengaruhi oleh rutinitas sehari – sehari siswa tersebut dan peranan guru harus bisa mengajak siswa tersebut untuk membelokkan ke arah positif sehingga hal – hal yang negatif dapat terfilter sehingga siswa bisa membedakan antara yang baik dan buruk.

“Komunikasi menjadi peranan penting untuk lebih dekat ke anak didik, sehingga bersekolah menjadi salah satu bagian keluarga siswa yang dirasa. Bentuk – bentuk perbuatan kecil yang real seperti menyapa saat baru datang ke sekolah dengan “Assalamualaikum” sehingga anak didik merasa di perhatikan,” kata Dr. Basuki Babussalam.

“Sekolah di Muhammadiyah bila inggin maju harus tampil beda sehingga membuat daya tarik tersendiri dan sekolahan Muhammadiyah ini sudah terkenal dengan pendidikan agama maka tonjolkan kegiatan keagamaan”. Imbuh Dr. Basuki Babussalam

Harapan Dr. Basuki Babussalam bahwasanya untuk sekolahan Muhammadiyah haruslah bisa berfikir mulai dari sekarang untuk 5 sampai 10 tahun yang mendatang, apa yang harus dilakukan untuk memajukan sekolahan mulai dari program –program,  jangkauan – jangkauan apa yang akan terjadi dan harus direncanakan dan harus bisa di pikir mulai saat ini.

Bila sekolahan Muhammadiyah ingin maju, jaya dan menjadi favorit haruslah memiliki senjata pamungkas. “Dalam sejarah Majapahit, kenapa Majapahit ini bisa menang dalam setiap pertempuran sehingga menguasai nusantara, ini dikarenakan mempunyai senjata yang belum dipunyai lawannya yaitu Cetbang (meriam local),” Papar Basuki Babussalam di hadapan perserta workshop pendidikan.

 

59 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *