Melongok wajah Ruang Terbuka Hijau (RTH) KEDIRI

Kota Kediri saat ini memiliki beragam tempat wisata yang dapat menarik wisatawan baik lokal maupun luar Kediri untuk mengunjungi tempat-tempat wisata tersebut. Kota Kediri sudah memiliki potensi wisata  alam yang sangat indah, salah satu contohnya adalah Gunung Kelud. Saat ini pemerintah Kota Kediri memperkaya tempat wisata edukasi yang dapat menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke Kota Kediri. Baru-baru ini, pemerintah Kota Kediri telah meresmikan Taman Hijau yang letaknya tidak jauh dari Monumen SLG (Simpang Lima Gumul). Taman ini diresmikan oleh Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno pada hari Minggu 26 Maret 2017 lalu. Ide membuat taman ini lahir karena adanya program Nasional “Go Green” dan lahan yang masih luas di Kabupaten Kediri.

Taman seluas sekitar 3 hektar ini tergolong unik dan berbeda dari taman-taman lain. Pasalnya, taman ini menyuguhkan keasrian tanaman dengan tambahan fasilitas berupa tempat duduk warna warni, kolam kecil dan menara pandang. Dari menara pandang ini wisatawan dapat menikmati pemandangan lingkungan sekitar SLG dari ketinggian. Di taman ini juga banyak spot-spot foto yang menarik sehingga cocok dikunjungi wisatawan yang gemar hunting foto. Selain itu tersedia juga beberapa permainan anak-anak yang dapat dinikmati. Selain itu, tempat wisata ini memiliki jalur khusus yang dapat dipergunakan bagi pengunjung yang menggunakan kursi roda atau untuk jalan kereta bayi.

Selain taman Hijau, sebelumnya Pemerintah Kediri juga membangun Taman Kepala Kereta Api yang nantinya akan berkembang menjadi museum kereta api. Di Taman Kereta Api ini terpasang satu kepala kereta api tempo dulu bersama dua lori pengangkut tebu. Kereta api yang telah mengisi koleksi museum ini merupakan milik salah satu pabrik gula yang ada di Kediri. Lokasi museum ini berada di areal pulau dekat sungai. Untuk dapat mencapai museum itu sudah dibangun jembatan untuk mempermudah pengunjung mencapai lokasi museum tersebut.

Taman lain yang disediakan di tempat wisata ini ada Taman Depo. Lokasinya, dekat pusat olahraga seperti lapangan basket, arena skateboard atau free style sepeda BMX. Selain olahraga, ada tempat untuk mendaur ulang barang bekas yang nantinya akan dikelola menjadi barang yang lebih berguna, Selain itu, ada pula beragam tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk mengedukasi anak-anak, sehingga timbul pemahaman tentang tumbuhan.

Fungsi dan tujuan lain taman SLG bukan saja untuk pendidikan pada anak, tetapi keberadaannya juga dimaksudkan untuk menjalankan perintah UU Nomor 26/2007 tentang Penataan Ruang. Bahwa proporsi ruang terbuka hijau (RTH) untuk publik minimal 30 persen dari luas daerah. Diharapkan dengan adanya Taman-taman ini dapat menarik wisatawan untuk lebih banyak berkunjung ke Kota Kediri.

4,309 kali dilihat, 225 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *